Rabu, 17 Juni 2020

Sharing Sucses Berblogger

Bersama Bapak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd

Senin, 15 Juli 2020 

kelas belajar menulis bersama Bapak Wijaya Kusuma, M.Pd 

 

 


    Menjadi seorang blogger adalah pilihan, sebuah pilihan yang telah menjadi pilihannya adalah motivasi hebat yang bisa menghantarkan seseorang pada titik kesucsesan. Sebagaimana yang telah di sampaikan nara sumber pada malam hari ini, bapak brian. Dengan nama lengkap Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. Yang lahir di Jakarta, 30 Juni 1992 dengan Pendidikan: S1 PGSD dan sekarang bekerja sebagai Guru SD yang tinggal di Bekasi dan memiliki Aktivitas lain: ngeblog sejak 2009, Menulis buku,  puluhan artikel dimuat media cetak.

            Penulis yang  satu ini memang masih muda usianya namun telah 11 tahun lamanya dia berpengalaman dalam blogger.com sehingga malam ini sang guru lebih memilih sharing bersama seputar ngeblog di blogger.com dan sedikit kisah menerbitkan buku.

Saya tidak membahas tentang teknik menulis atau aturan menulis karena memang saya belum layak untuk porsi tersebut. Ungkapnya sebagai ungkapan awal untuk memulai sharing kali ini. Saya sendiri masih terus belajar tentang cara menulis yang baik dan menarik. Maka dari itu saya bergabung dengan grup belajar menulis Om Jay ini. Lanjutnya.



Berawal dari peserta saja kemudian tergerak hatinya untuk membantu bapak - ibu peserta lain yang kesulitan dalam membuat atau menggunakan blog. Kebetulan pak brian ini telah hobi ngeblog sejak 2009, sehingga sedikit-sedikit bisa membantu bapak dan ibu. Mengapa pak brian mau membantu orang lain? Ini pengakuan seputar aktifitasnya yang ringan tangan:  “Poin utamanya adalah Saya ingin punya banyak teman-teman guru blogger. Saya ingin bapak atau ibu tidak merasa bahwa blog itu media yang sulit digunakan. Saya khawatir jika kesulitan yang dialami tak kunjung mendapat solusi, maka bapak atau ibu akan meninggalkan blog.

Sebelum bergabung dengan grup belajar menulis ini, saya merasa sendirian saja menjadi guru blogger. Saya bersyukur dipertemukan grup ini sehingga dapat berjumpa dengan guru-guru blogger luar biasa di seluruh Indonesia. Maka saya berharap grup ini nantinya tetap eksis. Sebelum berlanjut pada sharing berikutnya bapak brian telah mengirimi sebuah blogger miliknya dan meminta kita untuk mempelajarinya terlebih dahulu dimana blog tersebut dengan alamat sebagaimana yang tertera berikut ini : http://www.praszetyawan.com/2020/06/menjaga-konsistensi-ngeblog-11-tahun.html dan lewat ibu moderator kita di beri waktu lima menit untuk membacanya.

Dari tulisan blog tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi menjadi faktor penting untuk menjaga konsistensi ngeblog Disebutkan disini bahwa motivasi ngeblog itu ada dua yaitu dari hasil ngeblog dan target ngeblog. Sekarang ini banyak blogger yang terjebak pada motivasi yang berorientasi pada hasil, khususnya penghasilan dari iklan. Perlu diketahui bahwa ini adalah motivasi yang sebaiknya dihindari, karena jika tidak segera mendapat penghasilan, pasti kita akan mudah meninggalkan blog. Memasang iklan dalam blog, boleh-boleh saja tetapi jangan terlalu banyak berharap.

Apalagi bagi blogger yang baru membuat blog, perlu menunggu minimal 6 bulan jika ingin mendaftarkan blognya ke google adsense, itu pun bila di terima alias memang tidak  ada jaminan pasti diterima. Jadi perlu saya luruskan, kata pak brian lebih lanjut. Mari kita kembali pada tujuan awal bergabung dengan grup ini yaitu mengasah kemampuan menulis hingga menerbitkan buku. Blog digunakan sebagai media tempat kita menulis saja.

Ide Tulisan. Berbicara tentang ide tulisan, pasti banyak yang mengaku : Kurangnya Ide tulisan kerap menjadi penghambat aktivitas menulis kita, Terkadang  kita sudah berada di depan laptop dan siap menulis, tapi masih bingung mau menulis apa. Menurut beliau, kita tidak perlu menunggu ide atau kejadian hebat untuk bisa menulis. Saya memiliki prinsip, hal biasa yang kita lakukan atau kita alami bisa jadi dianggap luar biasa bagi orang lain. Maka hal yang paling mudah ditulis adalah pengalaman, aktivitas sehari-hari di rumah atau di tempat kerja. Apalagi kita guru, tentu punya banyak cerita lanjutnya secara panjang.

Membahas tentang Blogger vs Wordpress, pasti masih banyak orang penasaran Lebih bagus pakai blog apa ? Blogger atau wordpress. Semua tergantung sesuai selera masing-masing. Lebih sederhananya blog mana yang lebih dulu kita kenal maka kita akan mempelajarinya lebih dulu secara mendalam sampai terbiasa dan nyaman maka bisa jadi kalau kenal wordpress lebih dulu, pasti akan bilang wordpress lebih bagus begitu pula sebaliknya sehingga mungkin sekali penilaian itu secara obyektif atau telah mengenal kata dua-duanya sehingga pelajari keduanya sehingga bisa merasakan mana yang paling nyaman di pakai sehingga tidak ada jawaban yang paling obyektif untuk hal ini.

Hal terbaru dari blogspot adalah blogger.com perlahan-lahan menuju perubahan tampilan baru. Saat ini, jika baru membuat blog, maka secara otomatis kita disajikan penampilan baru blogger.com. Namun ini masih tahap uji coba. Kita masih dapat mengembalikan ke  tampilan lama blogger. Namun suatu saat nanti pasti tampilan baru akan menjadi permanen. Maka sebaiknya sedikit demi sedikit kita mulai membiasakan diri dengan tampilan baru blogger.com. Blogger.com memang kerap mengubah tampilan. Hal ini Sudah tak terhitung lagi berapa kali berubah tampilan minimal sejak 2009.


             https://youtu.be/mPepysATwSY
silahkan di buka vidio tutorial blog dalam you tube ini, untuk mengenal lebih jauh tentang blog maka mari kita baca buku blog milik Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. sebagai pengenalan awal mari kita lihat daftar isi buku tentang blog ini lewat http://www.praszetyawan.com/2020/03/daftar-isi-lengkap-buku-blog-untuk-guru.html blog juga memiliki spesifikasi misal tentang pendidikan, ekonomi, soasial atau lainnya sesuai keilmuan seseorang. Dalam hal ini Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. sejak ngeblog pada 2009 telah membuat sejumlah blog untuk berbagai kepentingan. Untuk itu Bisa dilihat di https://www.praszetyawan.com/p/my-other-blog.html.

Bapak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. ini memiliki dua buku solo dimana yang pertama sebagaimana di atas dan buku kedua adalah kumpulan artikel yang berasal dari blog praszetyawan.com dan blog gurusiana. Yang dipilih-pilih sesuai dengan tema buku yaitu literasi. Sebagian lainnya merupakan tulisan baru yang belum pernah diposting ke blog. Dan dalam waktu dekat buku solo ke tiga juga akan terbit dengan judul “Menerjang Tantangan Menulis Setiap Hari” berisi tentang best practice, aktivitas di sekolah, dan opini pendidikan. Tulisan-tulisan itu di buat ketika mengikuti program tantangan menulis setiap hari yang diadakan gurusiana.

            Selajutnya untuk berbagi Tips bagaimana membukukan tulisan yang berasal dari blog maka silahkan buka di blog bapak brian : https://www.praszetyawan.com/2020/06/membukukan-tulisan-di-blog.html 

Sesi Pertanyaan

Dalam sesi ini ada beberapa teman yang bertanya, pertama dari ibu Titin Sumartini Dari Subang

1.Mengapa kita harus pilih salahsatu blogspot atau wordpress, mengapa tidak boleh keduanya?

2.Karena saya baru jg di dunia blogger, yg di maksud tampilan lama dan baru itu seperti apa?

3.Menjadi seorang blogger yg sukses butuh brp lama, hingga dpt menghasilkan rupiah

Terimakasih🙏

Jawab

1.      Oh tentu saja boleh kalau mau coba pakai keduanya. Justru itu menjadi jawaban terbaik dibalik pertanyaan blogger vs wordpress. Usahakan tetap konsisten jika mau mengelola kedua blog itu

2.      tampilan lama dan baru itu terkait tombol-tombol atau simbol-simbol pada fitur blogger yang berubah

3.      tidak ada ukuran yang pasti. Tergantung masing-masing individu dan ilmu yang didapaynya  jujur saya sendiri tidak terlalu memperdalam ilmu cara dapat menghasilkan uang dari memasang iklan di blog

pertanyaan berikutnya dari Aidil Fitriani Tenggarong Kutai Kartanegara

1.      Selamat Malam Pak Brian ..untuk pemula yang masih belajar ..apakah harus untuk menentukan sebuah tema dalam penerbitan buku ? Terimakasih

Jawab bapak brian :

karena jika tidak dilandasi tema, pembaca akan bingung. Apa yang ingin disampaikan dari buku tersebut

pertanyaan selanjutnya dari  Eti Haryati Bogor :

Saya baru belajar membuat Blog dikelas ini. Jadi masih awam sekali tentang blog. sehingga ketika ingin membuat resume pada akhir kuliah ini selalu terhambat, inginnya membuat resume seperti yg lain lebih bagus,tetapi apa daya ketika belajar memuat Vidio di blog tak kunjung bisa. berusaha browsing tetapi memakan waktu lama akhirnya resume tidak selesai. mohon bagaimana caranya supaya saya bisa selalu tetap menulis d blog. karena kalo sudah ketinggalan seperti itu terus terang saya suka dibiarkan tidak dilanjutkan. Terimakasih

Tanggapan bapak Brian :

1.      Menurut saya perlu tema atau topik utama dalam sebuah buku karena itu yang akan menjadi pedoman menyusun buku

2.      Jika ada kesulitan teknis seperti itu silakan japri saya bu. Saya ingin peserta grup ini tidak terhambat dalam menulis di blog. Tips dari saya: setidaknya ibu memposting tulisan dahulu. Pernak-pernik seperti gambar dan video bisa ditambahkan di lain waktu, karena tulisan yang sudah dipublish, bisa di edit lagi.

Pertanyaan keempat berasal dari bapak  M. H. Pahdi dr Banjarmasin Gel. 12

Bagaimana cara yg cepat agar Blog kita dapat ditemukan di pencarian google?

Jawab beliau :

ada beberapa tips:

1.      buatlah tulisan yang masih jarang di posting oleh web/blog lain.

2.      Mendaftarkan blog ke google webmaster. Ini teknik blog yang lumayan perlu waktu untuk memahaminya. Tapi jika sudah bisa, sangat ampuh langsung memunculkan blog kita di halaman pertama google Di lain waktu saya akan membuat videonya

Alhamdulillah kita lanjut ke pertanyaan berikutnya :

Dari ibu Santi Jayapura

1.      Bapak kan sudah banyak pengalaman ngeblok dan menulis juga menerbitkan buku. Tapi kok masih bergabung juga di group belajar menulis bersama OmJay, apakah karena Bapak pengurus PGRI atau karena apa? Mohon dimaafkan jika pertanyaannya tidak berkenan. Karena dalam group Om Jay ini anggota nya buanyaaaak sekali pakar pakar dalam dunia tulis menulis. Saya jadi minder

2.      Bagaimana bapak mengelolan kelas di tempat bapak mengajar apakah siswanya juga belajar dengan blog saat PJJ masa Covid 19? Terimakasih.

Respon beliau :

1.      Saya ikut grup menulis ini karena memang saya masih belum pernah ikut grup nulis manapun. Saya menulis berdasarkan yang ada dipikiran saya saja. Saya perlu ilmu-ilmu teknik menulis yang memberi saya pencerahan.

2.      iya tentu saja siswa saya belajar lewat blog yang saya buat. alamatnya: www.bahastematiksd.blogspot.com

3.      jangan minder bu. Yang penting tetap menulis

Alhamdulillah lanjut pertanyaan ke 6

Assalamualaikum bapak ibu narasumber saya atas nama Edi Syahputra.H dari Aceh, sudah menerbitkan buku dua buah, tapi penerbit nya penerbit indie. Apakah bisa kita menerbitkan buku setahun dua buku atau lebih?

Jawab nara sumber kali ini :

Iya tentu saja bisa pak menerbitkan sejumlah buku dalam setahun. JIka memang sudah memiliki naskah yang siap diterbitkan. Yang tidak boleh adalah mengirim satu naskah yang sama ke dua penerbit yang berbeda

Pertanyaan Berikutnya : Saya mengenal blog baru setelah mngikuti petatihan menulis ini dan isi blog saya masih campur aduk. mulai dari resume kegiatan kuliah menulis, tentang kejadian yang saya alami selama ini. Yg mau saya tanyakan. Bgmna cara memasukan atau mengisi blog kita dengan administrasi pembelajaran agar temen2 dpt mengakses administrasi di blog kita misal rpp dll. slma ini blm pernh mncoba mengisi dengan file yg berbentuk kolom2. misal kisi2 soal, atau pengolahan nilai. Terimakasih.

Jawab :

1. intinya upload dulu file administrasi ke google drive. Lalu pasang file di google drive ke blog

2. Solusinya dengan memposting file microsoft word atau excel administrasi tersebut. Caranya bisa lihat video ini: https://www.youtube.com/watch?v=3JXAjIPmsQ4

Ibu Sri Budiarti dari bantul,  jogjakarta Gelombang : 12

Pertanyaan  :  Mengapa Pak Brian lebih memilih ngeblog di blogger,  apa yang membuat Bapak betah ngeblog di blogger.com dari sejak tahun 2009 hingga sekarang

Jaawab beliau :

1.      Nah kebetulan memang pertama kali saya diperkenalkan teman dengan blog blogger.

2.      Yang membuat betah itu karena saya sudah terbiasa menggunakan fitur di blogger. Memang ada orang yang awalnya pakai blogger lalu pindah pakai wordpress. Tapi saya masih kaku memahami dan menggunakan fitur yang ada di wordpress

Pertanyaan selanjutnya berasal dari ibu Noorlanyati,  dr Semarang, gel 11.

1.      Bagaimana memotivasi diri agar bisa menulis setiap hari.  Td dikatakan, sdh siap di depan laptop tapi ide gak muncul.  Padahal keinginan untuk menulis ada, tapi gak tahu apa yg mau ditulis.

2.      Misal kita punya tulisan di blog yg tdk ada nichenya, lalu kita mau membukukan. Apakah harus  1 buku 1 niche? Bolehkah 1 buku isinya bbrp niche? 

Jawab narasumber kali ini :

1.      Kalau saya motivasinya dilandasi target yang harus dipenuhi. Targetnya adalah blog harus update. Jika target sudah terpenuhi maka kita akan puas atau senang. Dan kembali semangat untuk ngeblog lagi di kemudian hari. Terkait ide, tadi saya sudah jelaskan

2.      boleh 1 buku beberapa niche, tapi niche2 tersebut masih memiliki kesamaan, misalnya niche best practice, opini pendidikan, aktivitasi sekolah, itu semua masih memiliki persamaan yaitu pendidikan

lanjut pertanyaan dari Kartini dari SLBN Bekasi Jaya

1.      Apakah sebuah blog itu ada masa berlakunya? Maksudnya jika kita tidak membukanya atau menuliskan sesuatu disana dalam kurun waktu yg lama apakah akan hilang atau tetap masih bisa digunakan?

Jawab nara sumber : blog tidak ada masa berlakunya. Misalnya Blog dari 2008 dan sudah ditinggalkan pemiliknya pun masih ada di google. Tapi yang sering terjadi adalah, pemilik blog lupa email atau password akun blognya sehingga blog tidak bisa dipakai. Sangat disayangkan blog terlantar begitu saja

Wah seru banget belajar ngeblog kepada bapak brian malam ini semoga bermanfaat. Mari belajar berblogger jangan risau dengan nasib tulisan berikutnya namun tetap semangat menulis, pasti tulisan tulisan itu akan menemui ketentuannya sendiri seiring dengan proses usahanya. Semoga ini bukan hanya sebuah aktifitas sesaat namun sebagai bekal amal jariyah kepada anak bangsa umumnya dan kepada anak kita khususnya. Wallohu a’lam bissowab. Mukhlis 


Selasa, 16 Juni 2020

E-Learning Solusi Tepat Pembelajaran Masa Pandemi





             Wacana tentang pembelajaran di sekolah-madrasah akan di mulai kembali seiring dengan waktu Pembatasan Sosial Berskala Besar - PSBB Transisi di pusat ibu kota Jakarta. Bisa di katakan pada semua lini sosial, politik dan ekonomi  telah bersiap siap melaksanakan kegiatan kembali sebagaimana biasa aktivitas sebelum hadirnya covid’19. Walau pandemi belum 100% selesai namun bersama patuhi protokol C-19 bareng-bareng semangat melaksanakan tugas masing-masing sesuai dengan tugasnya.

 Beda lagi yang terjadi dalam dunia pendidikan, walau telah ada wacana kembali ke sekolah namun belum ada yang berani mengambil sebuah kepastian untuk memasukkan siswa-siswi 100% dalam semua jenjang. Sebagaimana kebijakan Dispendik perihal KBM SMA/SMK di jawa timur tentang prosedur teknis jika belajar di sekolah di terapkan, itupun khusus hanya di zona hijau maka : pertama sekolah harus menyiapkan standar protokol kesehatan yang meliputi tempat cuci tangan, masker, hingga sterilisasi ruangan dengan menggunakan disinfentan dan yang kedua dengan menerapkan konsep belajar bergantian yaitu separo siswa ke sekolah, dan sisanya belajar di rumah secara on line (JP. Jum’at,12/06).

Bagaimana dengan madrasah ? Madrasah yang pola kerjanya di bawah kemenag RI pusat, dengan hadirnya pandemi maka lewat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama secara resmi menerbitkan surat keputusan (SK) terkait panduan kurikulum darurat pada madrasah. Yang tercantum dalam SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 tahun 2020, tanggal 18 Mei 2020 dan berlaku untuk madrasah mulai jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tanawiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MA).

Panduan Pembelajaran tersebut bertujuan khususnya untuk generasi muda bangsa dalam hal ini adalah siswa siswi untuk tetap mendapatkan pelayanan pendidikan yang optimal meski di tengah pandemi seperti saat ini,”kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah Ahmad Umar dalam keterangan resminya waktu itu, selasa (26/5. CNN). Bahkan beliau menyampaikan kondisi darurat ini bisa berlanjut sampai tahun ajaran 2020/2021 yang dimulai pada 13 juli 2020 nanti. Dimana satuan pendidikan dapat mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing madrasah.

Walau SK Dirjend Pendis tertanggal 18 mei namun sejak pertengahan maret 2020 telah banyak tenaga pendidik dan pemerhati pendidikan mulai berfikir dan berkarya demi solusi terbaik, demi tetap berjalannya kegiatan pembelajaran untuk anak didik. Maka lahirlah beberapa pilihan bagi pelaku pendidikan sebagai media pembelajaran diantaranya : WAG (WhatApp Grub), google foam, You Tube, Face Book, dan yang paling ok lagi adalah hadirnya E-learning bagi kalangan madrasah.

Serasa semua harus berhenti sejenak, berdiam diri di rumah namun tetap melaksanakan kewajibannya. Anak-anak dengan belajarnya dan bapak ibu guru dengan tugas pembelajarannya maka solusi paling tepat adalah digital. Buru-buru bentuk WAG sesuai bidang atau kelasnya, mulai buka-buka untuk membuat google foam demi kelancaran sebuah kegaitan ini maka mulai mengenal spreadsheet, google drive dan lainnya. Namun seiring dengan berjalannya waktu maka ternyata yang paling simple adalah mereka yang memilih E-Learning. Mengapa E-Learning ?

E-Learning kepanjangan dari Elektric learning adalah sebuah website pembelajaran yang dapat di akses dimanapun berada. Bahkan saking simplenya daya yang dibutuhkan oleh pembuka maka dengan memakai HP-pun siswa-siswi dapat menikmatinya seiring dengan kreatifitas sang guru. Sebagai media pembelajaran, menurut Wikipedia E-learning dapat memiliki 3 fungsi dalam pembelajaran yaitu :
  1.     Sebagai suplemen (tambahan) pembelajaran : karena fungsinya sebagai tambahan sehingga dalam kondisi ini E-Learning hanya dipakai apabila ada tambahan yan dibutuhkan maka baru masuk ke E-Learning. 
  2.    Sebagai Komplemen (Pelengkap) dalam kondisi ini maka tidak akan sempurna aktifitas pembelajaran yang telah dilakukan apabila meninggalkan E-Learning, sehingga pada kondisi ini maka E-Learning seakan-akan sebagai hal pokok yang harus tetap dinikmati dalam rutinitas pembelajaran yang ada.
  3.     Sebagai Substitusi (Pengganti) dalam taraf ini bahkan lebih memudahkan siswa-siswi. Tidak hanya dimanapun akan tetapi kapanpun siswa siswi ingin belajar maka dapat membuka E-Learning secara berulang-ulang sehingga kondisi ini akan lebih memantapkan penguasaan materi pembelajaran siswa siswi.

 Walau memakai E-learning pembelajaran tanpa tatap muka dapat dipenuhi namun sebagai madrasah tetap harus memenuhi target sebagaimana yang telah di sampaikan oleh Dirjen Pendis bahwa pendidikan dalam kondisi wabah corona ini tetap menekankan pada pengembangan karakter, akhlak mulia, ubudiyah dan kemandirian siswa meski demikian, pemenuhan aspek kompetensi, baik dasar maupun inti tetap harus menjadi perhatian. Sehingga selain kognitif, pedagogik terpenuhi maka afectifnya juga haru sangat di perhatikan.

Pandai pandai seorang guru berkreasi membawa pembelajaran yang tanpa tatap muka namun siswa siswi masih memiliki moral yang selalu di pakai bersosial secara natural untuk berinteraksi khususnya pada situasi covid’19 ini dan tetap dalam pengawasan guru  dan orang tua. Pantaslah dalam kondisi ini untuk membangun dan menciptakan iklim pembelajaran E-Learning yang inspiratif. Dimana bangunan pembelajaran yang inspiratif tersebut akan semakin memperkukuh karakter siswa siswi maupun pada tenaga pendidik secara tidak langsung. Yang akhirnya akan hadir perubahan hidup pendidikan yang New Normal.

Selanjutnya apa sih keistimewaan E-Learning di bandingkan dengan media lainnya ?  dengan satu perangkat E-Learning maka semua agenda pembelajaran di madrasah dapat di aplikasikan lewat satu media ini bahkan untuk semua guru. Satu aplikasi E-Learning dapat langsung di pakai untuk guru dan siswa walau slidenya berbeda. Untuk lebih jelasnya simak tulisan berikut ini. Sebagai gambaran apa saja menu yang ada dalam E-Learning ? yaitu sebagaimana yang ada dalam uraian berikut ini : slide pertama untuk guru dimana beberapa fasilitasnya antara lain yaitu :
  •       Forum Guru
  •      Kelas Online : dimana ini adalah bentukan dari masing-masing guru sesuai dengan kelas yang diampunya. Dalam kelas ini ada beberapa ruang yang bisa kita manfaatkan sebagaimana pedoman guru dalam pembelajaran sesuai dengan mapel yang diampunya yang kesemuanya itu dapat dibuka oleh setiap siswa tanpa pagar atau penghalang sama sekali. Menu-menu tersebut adalah :

Forum komunikasi guru dan murid, time line: untuk merekam kehadiran siswa secara keseluruhan dan detail, Kompetensi : yang berisi tentang KI dan KD yang akan di selesaikan dalam pembelajaran yang ada, KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal), RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Bahan ajar atau materi-materi yang dalam pembelajaran, Daftar Siswa yang berada dalam kelas tersebut, Absensi atau daftar hadir siswa, Jurnal, Ujian CBT, Penilaian K-13 penilaian pengetahuan, PAS, Raport, Monitoring berisi catatan catatan bagi siswa siswi yang bermasalah atau membutuhkan motivasi, Kalender pendidikan, Pengaturan, dan Notifikasi.
  • Kalender pendidikan : ini sebagai acuan guru untuk melaksanakan pembelajaran sesuai        dengan kalender pendidika yang ada       
  • Komunikasi : disini guru bisa saling sapa, berkomunikasi dan berdiskusi apabila di inginkan lewat pesan yang disampaikan
  • Notifikasi : sebagai wahana kita mengontrol atau mengetahui dengan siapa saja kita telah berkomunikasi
  • Absensi : tidak kalah canggihnya dengan fringer atau face print dimana sekali tekan langsung  tertera kehadiran kita
  •  Guru Online : dari sini dapat di ketahui siapa saja guru yang sedang online
  •  Siswa Online : begitu pula dengan siswa siswi yang telah di sambungkan maka akan terpantau saat mereka sedang online atau tidak
  •  Profil anda : profil ini untuk mencantumkan identitas tenaga pendidik yang memakai media
  •  Wali kelas : lewat kolom ini dapat diketahui bahwa guru tersebut sedang menjadi wali kelas dari kelas apa dan berapa (bagi yang memiliki kelas paralel)
  •  Logout : keluar dari program yang ada

Slide kedua  Untuk Siswa yaitu slide sebagaimana yang ada dalam kelas on line.

Bisa bayangkan kan ?  Betapa simplenya perangkat ini. Bagaimana tidak  apabila dalam satu perangkat media namun semua akses pembelajaran dapat dilaksanakan . dan yang paling penting lagi adalah tanpa harus repot repot maka siswa dapat membuka untuk mempelajarinya sesuai dengan jadwal maupun tidak sesuai dengan jadwal pembelajaran yang ada. Sekarang tinggal kreatifitas guru dalam berinovasi dengan E-Learning ini bagaimana, dan yang bikin tidak perlu di pertimbangkan dua kali lagi adalah walau guru tidak terlalu mengenal IT namun mau berusaha berkarya di sini pasti bisa.

Sebagaimana menurut Dr. Ngainun Naim dalam “guru inspiratifnya” bahwa hal yang perlu menjadi sikap bagi guru kreatif adalah mau membuka sikap atau cara pandang dalam berbagai kemungkinan, baik dari orang lain, buku, referensi internet dan sebagainya agar pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan dapat digapainya. Karena itu mari sedikit demi sedikit kita berusaha untuk merubah kondisi menjadi lebih baik seiring dengan tuntutan keadaan yang ada. Wabah covid’19 bukan sebuah halangan untuk menjadi guru kreatif inovatif dalam membimbing siswa siswi yang Sholeh Sholihah, yang Akrom, yang memiliki jiwa Al qowi dan eksis dizamannya. Amin... wallohu a’lam bissowab.   

Referensi bacaan :
  •         Wikipedia, Pembelajaran elektronik, Selasa, 16 juni 2020.
  •               Jawa Pos, Jum’at, 12 juni 2020
  •               Ngainun Naim, Menjadi Guru Inspiratif memberdayakan dan Mengubah Jalan Hidup Siswa,   Pustaka Pelajar, cet. V 2016


Kamis, 11 Juni 2020

Tips Menjadi Publik Figur di Medsos


4 Resep Menjadi Publik Figur Di Medsos

Masih bersama Om Jay guru blogger yang sucses, yang mendapat banyak fasilitas dari hasil kreatifitasnya menulis. Tidak habis-habisnya om jay selalu ingin berbagi dan berbagi untuk mencapai hidup yang bermanfaat bagi semua insan.
Kali ini ada 4 tips dari om jay yang telah direalisasikan dalam falsafah hidupnya. Mari kita simak apa saja 4 resepnya yang mampu bikin hidup om jay lebih nyaman sentausa. Inilah 4 resepnya. Simak dengan baik ya.... dan jangan lupa beri komentar yang membangun.

1.      Rubah  Penampilan
Merubah Penampilan menjadi lebih menarik. Pada dasarnya semua manusia suka akan hal yang menarik, apapun itu maka apabila anda seorang perempuan maka selayaknya berdandanglah secantik mungkin. Namun apabila anda seorang laki-laki maka berdandang dan berlakulah semaco mungkin sehingga bisa bikin orang yang melihat anda langsung tertarik kepada anda.
Suatu media yang enak di pandang pasti penonton akan betah di depan media tersebut. Dengan kata lain bila anda menarik pasti orang-orang akan tertarik kepada anda. Bagaimana bila kita seorang penulis ? maka dandani tulisan anda sedikit demi sedikit dengan bumbu-bumbu hasil membaca anda sehingga tulisan anda tidak garing alias kering supaya orang lain lebih tertarik dengan tulisan anda.



2.      Mampu menciptakan konten2 kreatif dan menarik
Banyak konten media sosial yang ada di sekitar kita saat ini. Baik itu facebook, instagram, whatsapp, you tube atau yang lainnya. Supaya konten-konten tersebut di lirik oleh orang lain maka isi konten anda dengan hal-hal yang menarik sehingga ciptakan suasana kreatif dalam konten anda.
Sebagaimana seorang blogger maka harus belajar menghiasi blognya sekreatif mungkin supaya banyak pembaca yang mampir ke blog yang dimilikinya. Sehingga pelajari sedikit demi sedikit pernak pernik blog. Bila anda seorang youtuber maka buat dan isi konten youtube anda dengan sesuatu yang menarik pasti akan banyak pengunjung dan like ke media anda. Atau mungkin pada status whatsapp anda, isi status anda atau komentari pesan – pesan yang masuk dengan untaian kata yang menarik dan menyenangkan hati orang lain.
Bagaimana bila seorang fotografer ? maka buat foto-foto yang menarik dan menantang sehingga orang orang yang melihatnya akan betah melihatnya. Begitu pula lainnya

3.      Mampu Berkolaborasi

Anda harus mampu berkolaborasi dengan time kreatif, tidak ada publik vigur yang bekerja sendiri. Sehingga mesti punya patner atau team. Karena itu apabila menjadi publik vigur maka anda harus punya tiem, dan harus mampu berkolaborasi dengan mereka.
Sebab tanpa adanya kolaborasi dengan team maka tidak akan ada kesuksesan. Banyak artis yang menjadi publik vigur di mata masyarakat. Dan mereka tidak ada yang kerja sendiri namun kesucsesan mereka adalah bagian dari kemampuan mereka dalam menjaga kolaborasi yang baik. Contohnya Rafi Ahmad, Baim Wong, Ricis dan lain lainnya.



4.      Kerendahan Hati

Miliki kerendahan hati, karena orang yang memiliki kerendahan hati akan di angkat derajatnya. Mengapa dengan  kerendahan hati ? sebab dengan kerendahan hati maka seseorang akan jauh dari sombong, sok paling hebat, merasa lebih kuat, merasa lebih – lebih dan lebih. jadi tanggalkan baju sombong sebab yang berhak memakai jubah sombong hanyalah Alloh SWT. Padahal dengan keAgungannya ternyata Alloh tidak pernah sombong walau itu berada di hadapan hamba-hambanya. Maka apapun kondisinya kita harus mampu menjaga kerendahan hati kita.

Tidak banyak orang yang memiliki kerendahan hati, karena ini adalah salah satu hal yang langka sehingga tidak banyak yang memilikinya.






Minggu, 07 Juni 2020

Corona Vs Haji


Corona Menggagalkan 
Pemberangkatan Haji 2020 M / 1441 H
Selasa, 2 Juni 2020




Seiring dengan waktu waithing list pemberangkatan haji dari tahun ke tahun semakin bertambah, hal ini menunjukkan bahwa pendaftar dengan kuota tidak sebanding rata. Namun apa hendak di kata karena banyak jama’ah yang berkehendak menjalaninya sehingga apapun kondisinya tetap daftar walau ada beberapa yang akhirnya menggantinya dengan umroh.
Data Republika 15 juli 2011 menyampaikan bahwa pendaftar jama’ah haji Jawa Timur sampai tahun 2019 telah penuh dan baru bisa selesai sampai tahun 2020 sehingga logikanya bila ada tambahan calon jama’ah yang mendaftar setelah 15 juli 2011 maka harus antri tunggu giliran pemberangkatan sampai kurang lebih 9 tahun atau lebih. Ada pengakuan dari salah satu calon jama’ah haji yang telah mendaftar 21 Juni 2012 menyampaikan bahwa dia sudah kena whaiting list selama 11 tahun jadi perkiraan dalam daftar kemenag dia akan berangkat pada tahun 2023.
28 Januari 2020 Radar Kediri menyebutkan bahwa di Nganjuk Jatim masa tunggu haji telah mencapai 25 tahun. Memang antar daerah bisa berbeda karena besar kecilnya kuota pemberangkatan. Bisa jadi apabila nanti ada penambahan atau pengurangan kuota otomatis masa tunggu itu akan berubah sesuai kondisi yang ada.
Nah.... berbicara lebih lanjut tentang pemberangkatan haji tahun ini Kemenag RI kabupaten Kediri tertanggal 23 September 2019, telah mengedarkan surat panggilan untuk calon jama’ah haji yang akan diberangkatkan tahun 2020 ini. Serasa marathon, panggilan tersebut langsung di lanjutkan dengan sosialisasi pemberangkatan, di lanjutkan kegiatan melengkapi pemberkasan jama’ah sebagai persiapan mencari pastpor, kemudian di lanjutkan ke cek kesehatan yang tidak hanya sekali jalan barulah terakhir panggilan pelunasan haji. Walaupun kepastian pemberangkatan haji tahun 2020 ini belum pasti nyatanya calon jam’ah sudah ada tagihan dan harus dilunasi sebelum bulan maret berakhir. 
Seiring dengan waktu yang berjalan mulailah biro-biro manasik menyebarkan undangan ke beberapa calon jama’ah haji guna memperkenalkan dan menawarkan diri kepada jama’ah yang membutuhkan jasa manasik atau pengarahan secara detail tentang rutinitas haji. Mungkin semua jama’ah telah mempunyai planing mulai awal hingga akhir dalam mempersiapkan perjalanannya ke tanan suci tahun ini.
Tak Cuma biro manasik haji ternyata yang berpeluang tampil dalam membantu sucsesnya hajad masing-masing. Gimana tidak saya sebut masing-masing laa... kalau terima untung juga mereka nikmati sendiri, hehe.... siapakah mereka? Mereka adalah jasa penyedia barang alias toko yang mengklaim selalu menyediakan barang oleh-oleh haji atau alat perlengkapan haji lengkap. Dengan gayanya masing-masing dalam menawarkan produknya supaya di terima bahkan ada yang berani menyediakan kartu member segala.
Namun 16 Maret 2020 indonesia serasa di paksa berhenti dari semua rutinitas sosial, politik, ekonomi, pendidikan bahkan ruang ibadahpun di atur secara ketat. Karena hadirnya covit ‘19 tatanan hidup yang sudah mulai teraturpun harus berputar balik untuk menyesuaikan diri dengan adanya wabah covid’19. Surat edaran tentang sosial distantion pun diturunkan, hadirnya iklan-iklan anjuran, himbauan bahkan sebuah perintah untuk jaga jarak, jaga kebersihan, sering-sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, pakai masker, dan berdiam diri di rumah, jangan kemana-mana kecuali ada kebutuhan yang mendesak sampai pada dampak positif negatifnya apabila kita mengindahkan aturan tersebut semua dipaparkan secara detail.
Dalam pemberangkatan haji banyak persiapan yang harus dilakukan oleh pemerintah maupun pribadi calon. Salah satunya di sana ada istilah mampu bagi calon, ini tidak hanya mampu dalam hal material namun jiwa raga harus siap baik untuk yang berangkat maupun yang ditinggalkannya. Sedangkan bagi negara atau pemerintah yang memberangkatkannya maka tidak hanya memilikirkan transportasi jama’ah tetapi juga harus berfikir secara detail mulai dari perjalanan jama’ah, asrama jama’ah, konsumsi selama di Makkah, kesehatan jama’ah mulai dari pemberangkatan sampai kembali lagi ke tanah air.
Menengok kondisi sampai hari ini covid’19 yang hampir di semua negara belum juga reda maka pemerintah indonesia melalui menteri agama pada 2 juni 2020 lewat stasiun TVRI telah mengumumkan bahwa indonesia tahun ini tidak memberangkatkan jama’ah haji walaupun masjidil harom telah di buka akan tetapi pemerintah saudi sampai detik inipun juga belum berani membuka izin 100 % kepada semua negara di muka bumi ini untuk menjalankan haji. 
Walau keputusan menteri agama tersebut belum ada tindak lanjut pemberitahuan kepada person calon jama’ah secara personal sebagaimana yang dilakukan kemenag ketika memanggil calon jama’ah haji untuk verivikasi data, kesehatan serta vinansial calon jama’ah sesuai daftar panggilan pemberangkatan haji tahun 2020. Namun yang pasti tujuan pemerintah tidak lain adalah untuk kebaikan bersama. Yaitu demi kebaikan dan kemaslahatan ummat.

Jumat, 05 Juni 2020

Memasak PTK menajdi sebuah Buku


Memasak PTK Menjadi Buku
Hari ke 2, Rabu – 3 Juni 2020
Nara Sumber : Ibu Hati Nurahayu Maulid, S.Pd
Editor dan pegiat literasi




Bukan sebuah halangan bagi yang muda untuk banyak prestasi sebagaimana ibu hati nurahayu yang hoby berliterasi ternyata telah membawanya meraih beberapa juara. Diantaranya adalah hasil PTK yang dibukukan.

Ibu Hati Nurahayu yang berdomisili di Perumahan Parahyangan Kencana Desa Ciluncat Cangkuan Bandung ini lahir pada 01 Agustus 1980, masih aktif menyampaikan ilmunya pada 2 lembaga di SMP Plus Al-Amanah Dayeuhkolot Bandung dan di SMP/SMA Karakter UBA Boarding Scholl dan masih aktif di beberapa kegiatan tulis menulis sehingga memiliki karya baik mandiri maupun keroyokan. Diataranya adalah :


Hadirnya nara sumber yang hebat bahkan sangat mengesankan, tidak lepas dari kehebatan para suhu sebagaimana Om Jay dalam kelas WAG ini. Saking kagumnya saya dengan keluasan dan jauhnya pandangan Om Jay dalam memeneg kelas paralel ini membuat saya yang baru belajar berliterasi serasa kesulitan beropini sebagai realisasi gambaran beliau. Tulisan ini serasa kurang air untuk di baca karena suasana hati yang campur aduk alias bingung hehehe....   

-----ooOoo-----

Baru tahu kalau PTK - Penelitian Tindakan Kelas dapat di sajikan lewat berbagai menu, sehingga tidak membosankan penikmatnya. Tinggal racikan bumbu-bumbu yang dikreasi pemasaknya sehingga inovasi luar biasa dapat membuat penikmatnya kecanduan bahkan konsumen yang hanya lihat gambar menunya saja sudah langsung lapar ingin menikmatinya.  Sungguh semua tergantung kepada chef  yang menanganinya. 

Semua guru khususnya yang diwajibkan yaitu bagi PNS untuk memenuhi kenaikan pangkat maka akan menulis PTK. kata nara sumber kali ini menulis PTK itu Susah susah gampang dalam menyusun  atau menentukan latar belakang dimana untuk menentukan modal  atau titik awal  yang menentukan  PTK itu adalah pada latar belakang.

lantas kalau sudah membuat ptk apakah langsung akan mendapat nilai, maka haru di lihat dulu rangkaiannya. dalam hal ini nara sumber seing menerima naskah ptk untuk dijadikan buku, namun tidak spontanitas akan di bukukan akan tetapi harus di ubah dulu layaknya supaya penampakannya lebih ok, menarik untuk di baca sesuai dengan kebutuhan dalam buku.

Mengapa harus berbentuk buku ? sebab lewat buku selain kita mendapatkan ilmu juga dapat dinikmati pengetahuannya oleh orang lain sebagai salah satu bahan literasi dan bacaan pendidik lain sepanjang buku itu masih ada. Setiap guru dalam menyusun PTK memiliki beberapa versi. dalam hal ini nara sumber lewat om jay mengaku menerima banyak naskah untuk diterbitkan dari penulis. lantas seperti apakah cara mengubah buku ?

Di sini nara sumber memberikan 2 versi yang bisa di pilih oleh penulis untuk mengubah PTK menjadi buku. pertama selain isinya di tambah untuk lebih menjadal pada kajian teorinya dan dengan judul tetap atau versi kedua dengan judul sedikit di poles dan isinya tentu juga bisa memilih sebagai panduan motivasi membuat PTK atau tetap menjelaskan pembahasan yang ada. Sebagaimana PTK, Inobel dan bast practis yang telah ibu hati terbitkan. 

Yang pasti PTK yang akan di rubah dalam buku, selalu beliau rubah penyusunannya agar tidak layaknya laporan karya ilmiyah atau bast practis. Sebagaimana yang telah ibu hati lakukan dengan laporan inobel om jay yang telah diterbitkan menjadi sebuah buku. Dalam mengubah PTK menjadi buku, penting sekali memperbanyak isi materi variabel bebasnya dari kata kunci judul buku kita. atau lebih memperluas isi bacaannya. tentunya berdasarkan sumber yang relevan atau kata kunci dari PTK kita.. 

Banyak guru yang masih kebingungan mencari judul. Dan kita dak usah bingung, ambil intinya saja maka buku kita akan jadi asyik untuk dikembangkan menjadi buku bacaan selain bisa di jadikan sebagai Bast Praktis jadi ternyata dengan PTK selain PNS akan mendapat nilai dari PTK, juga akan mendapat nilai dari buku dan Bast Practis yang kita buat. Doblekan hasilnya. 

lebih lanjut ada yang bertanya tentang bisakan PTK hanya satu kali siklus ? bisa sebagaimana yang telah di sampaikan oleh prof. penguji inobel ptknya ibu hati pada 2017, sebab di awal penelitian pasti sudah ada pra riset, mungkin sekali berhasil sehingga hal itu di perkenankan. Nah... menarik PTK menjadi sebuah karya yang spektakuler maka pastinya banyak-banyak membaca buku best seller, bagaimana menyajikan sebuah buku untuk menarik di lihat dan di baca oleh pembaca. Sehingga nantinya dapat merubah PTK menjadi sebuah buku yang ber-ISBN